Amsal 26:13 Arti Ayat Alkitab

Bahwa kata orang pemalas: Adalah singa di jalan, adalah singa di tengah-tengah jalan besar.

Ayat Sebelumnya
« Amsal 26:12
Ayat Berikutnya
Amsal 26:14 »

Amsal 26:13 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Amsal 22:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 22:13 (IDN) »
Kata si pemalas: Adalah singa di luar, kalau-kalau aku dibunuh kelak di tengah-tengah jalan raya!

Amsal 19:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 19:15 (IDN) »
Bahwa malas itu mendatangkan tidur lelap, dan seorang yang lalai merasai lapar kelak.

Amsal 15:19 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 15:19 (IDN) »
Bahwa jalan orang pemalas itu seperti pagar duri, tetapi jalan orang benar itu rata adanya.

Amsal 26:13 Komentar Ayat Alkitab

Makna Amsal 26:13

Amsal 26:13 adalah ayat yang menceritakan tentang orang yang malas dan memberikan pandangan yang tajam tentang bentuk perilaku yang sering kali kita temui dalam masyarakat. Dalam konteks ini, kita menemukan bahwa penulis Amsal mengecam sikap seorang pemalas, yang beranggapan bahwa cuaca menjadi alasan untuk menghindari pekerjaan. Keterangan ini menyoroti tema yang berulang dalam kitab Amsal tentang kebijaksanaan dan penghindaran dari kebodohan.

Interpretasi Ayat berdasarkan Komentar Publik

Matthew Henry

Menurut Matthew Henry, Amsal 26:13 mencerminkan mentalitas orang yang malas, yang berusaha mencari-cari alasan untuk tidak melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Ayat ini menegaskan bahwa orang malas seringkali menciptakan alasan yang tidak berdasar untuk menjustifikasi ketidakmampuan mereka dalam bekerja. Matthew Henry menyoroti bahwa hal ini bukan hanya mencerminkan kelemahan karakter, tetapi juga dapat merugikan masyarakat di sekitarnya.

Albert Barnes

Albert Barnes menambahkan bahwa ayat ini menunjukkan kebodohan dan kurangnya keinginan orang malas untuk bekerja. Ia menarik perhatian kita pada fakta bahwa orang malas seringkali tidak memiliki ambisi dan cenderung menghindar dari tanggung jawab. Dalam konteks keseluruhan kitab Amsal, ayat ini mendorong kita untuk hidup dengan rajin dan memenuhi kewajiban kita, serta menghindari perilaku yang merugikan.

Adam Clarke

Adam Clarke mencatat bahwa Amsal 26:13 menggambarkan pengabaian tanggung jawab yang serius. Ia menginterpretasikan ayat ini sebagai peringatan untuk tidak membuat alasan saat kita dihadapkan pada tugas yang perlu kita laksanakan. Clarke menyoroti pentingnya disiplin dan dedikasi dalam kegiatan sehari-hari kita, yang sangat berlawanan dengan sikap malas yang digambarkan di sini.

Hubungan dengan Ayat Lain

Amsal 26:13 memiliki beberapa hubungan dan referensi silang dengan ayat lain dalam Alkitab yang membahas tema pekerja keras versus malas. Berikut adalah daftar dari beberapa ayat yang relevan:

  • Amsal 10:4 - "Tangan yang malas menyebabkan kekurangan, tetapi tangan yang rajin menjadikan kaya."
  • Amsal 12:24 - "Tangan yang rajin akan memerintah, tetapi yang malas akan menjadi pekerja paksa."
  • Amsal 13:4 - "Orang malas tidak ingin bekerja; tetapi orang rajin akan menjadi kaya."
  • Amsal 21:25 - "Keinginan orang malas membunuhnya, karena tangannya menolak bekerja."
  • Amsal 15:19 - "Jalan orang malas seperti pagar semak; tetapi jalan orang benar adalah jalan yang diluruskan."
  • Petrus 2:12 - "Hiduplah sebagai orang yang merdeka dan bukan sebagai orang yang menyalahgunakan kebebasan."
  • Kolose 3:23 - "Apa pun yang kamu kerjakan, kerjakanlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."

Pemahaman Tematik

Tema yang muncul dari Amsal 26:13 berkisar pada perbandingan antara orang yang rajin dan yang malas. Kitab Amsal banyak berfokus pada kebijaksanaan dalam hidup sehari-hari, dan Amsal 26:13 memperingatkan kita tentang jebakan ketidakaktifan dan kekurangan usaha. Dengan memahami konteks dan makna dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran berharga yang bisa diterapkan dalam kehidupan kita.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, Amsal 26:13 menyoroti bahaya dari kemalasan dan pencarian alasan. Kita diingatkan untuk tetap rajin dan bertanggung jawab dalam setiap aspek kehidupan kita. Sebagai umat percaya, memahami dan menerapkan ajaran dalam Amsal ini membantu kita dalam mencapai tujuan hidup yang lebih berharga.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab