Penjelasan Ayat Alkitab: Lukas 18:15
Lukas 18:15 berbunyi: "Dan orang-orang membawa kepada-Nya juga anak-anak kecil agar Ia menyentuh mereka; tetapi para murid-Nya melihat hal itu, dan mereka menegur orang-orang itu."
Ayat ini memberikan gambaran tentang sikap manusia terhadap anak-anak dan pengajaran Yesus mengenai nilai dan tempat mereka dalam Kerajaan Allah. Berikut adalah ringkasan dari pemikiran beberapa pakar Alkitab terkait dengan ayat ini.
-
Matthew Henry:
Matthew Henry menekankan bahwa perbuatan membawa anak-anak kepada Yesus menunjukkan keinginan orang tua untuk memperkenalkan anak-anak mereka kepada Tuhan. Ayat ini juga memperlihatkan sikap para murid yang mungkin meremehkan pentingnya anak-anak dalam pelayanan Yesus. Dengan ini, kita diajarkan untuk tidak menganggap rendah siapa pun, terutama anak-anak yang juga memiliki akses untuk datang kepada Kristus.
-
Albert Barnes:
Albert Barnes menyoroti bahwa tindakan membawa anak-anak kepada Yesus menunjukkan ketulusan dan iman dari orang tua. Dia menjelaskan bahwa anak-anak adalah contoh dari sifat yang seharusnya dimiliki semua orang percaya—ketulusan, ketergantungan, dan kelemahlembutan. Dia juga menunjukkan bahwa Yesus sering menggunakan anak-anak sebagai contoh untuk mengajarkan pelajaran spiritual tentang Kerajaan Allah.
-
Adam Clarke:
Adam Clarke menjelaskan bahwa penolakan para murid terhadap anak-anak menunjukkan pemahaman yang salah tentang apa yang dianggap penting dalam pelayanan Yesus. Dia berpendapat bahwa Yesus datang untuk semua, termasuk yang dianggap lemah dan tidak berdaya. Melalui tindakan ini, Yesus menunjukkan bahwa Kerajaan Allah adalah untuk semua, dan Ia menginginkan agar anak-anak diberi perhatian dan kasih sayang.
Pesan Penuh Makna:
Ayat ini mengajak kita untuk memahami bahwa setiap individu memiliki nilai di mata Tuhan, termasuk anak-anak. Tindakan Yesus menyentuh dan memberkati anak-anak mencerminkan belas kasih dan inklusivitas Kerajaan Allah. Ini menyiratkan bahwa semua orang, tanpa memandang status atau usia, diundang untuk mendekat kepada-Nya dan mengalami kasih-Nya.
Penghubungan Alkitab:
- Matius 19:14: "Tetapi Yesus berkata: Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan menghalangi mereka, sebab orang-orang seperti merekalah yang memiliki Kerajaan Sorga."
- Matius 18:3: "Dan Ia berkata: Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jika kamu tidak berbalik dan menjadi seperti anak-anak ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga."
- Yeremia 1:5: "Sebelum Aku membentuk engkau dalam kandungan, Aku mengenal engkau..." Menggambarkan nilai kehidupan manusia sejak awal.
- Markus 10:13-16: Menyampaikan pesan serupa tentang anak-anak yang dibawa kepada Yesus dan bagaimana Ia memberkati mereka.
- Lukas 9:48: "Dan Ia berkata kepada mereka: Siapa yang menerima anak ini dalam nama-Ku, ia menerima Aku." Menghubungkan penerimaan anak dengan penerimaan Kristus.
- Efesus 6:4: "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah anak-anakmu, tetapi didiklah mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan." Menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak.
- 1 Samuel 1:27-28: Cerita Hana dan Samuel, yang menggambarkan pentingnya doa untuk anak-anak dan penyerahan mereka kepada Tuhan.
Dalam memahami Lukas 18:15, kita tidak hanya merenungkan nilai anak-anak, tetapi juga merefleksikan sikap kita terhadap mereka. Kita diingatkan untuk menjadi seperti anak-anak dalam percaya dan ketergantungan kepada Allah.
Kesimpulan:
Lukas 18:15 adalah pengingat bahwa setiap orang, tanpa memandang usia atau posisi sosial, memiliki tempat dalam hati Tuhan. Tindakan membawa anak-anak kepada Yesus menggambarkan kehendak Allah bagi semua orang untuk datang kepada-Nya. Melalui ayat ini, kita dipanggil untuk memastikan bahwa ajaran dan model kehidupan kita mencerminkan kasih dan penerimaan yang Yesus tunjukkan kepada anak-anak.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.