Makna Ayat Alkitab: Lukas 18:5
“Karena janda ini terus menerus menggangguku, aku akan memberi keadilan kepadanya; supaya ia tidak terus datang dan memukul aku.”
Ayat ini diambil dari perumpamaan Yesus tentang Hakim yang tidak adil dan janda yang gigih. Dari perspektif {1} Makna Ayat Alkitab dan {2} Tafsiran Alkitab, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Kepentingan Persistensi: Janda dalam perumpamaan berusaha tanpa lelah untuk mendapatkan keadilan. Dengan demikian, Yesus mengajarkan pentingnya ketekunan dalam doa dan meminta kepada Tuhan. {Tafsir Matthew Henry menggarisbawahi sifat tekun ini dalam mencari keadilan.
- Kepastian Jawaban Tuhan: Ayat ini menyoroti keyakinan bahwa meskipun kita mungkin merasa ditolak atau diabaikan, Tuhan mendengarkan keluhan kita. {Albert Barnes menjelaskan bahwa janda ini tidak menyerah meskipun menghadapi penolakan, yang mencerminkan sikap kita seharusnya kepada Bapa di surga.
- Perbandingan dengan Keadilan Ilahi: Meskipun hakim dalam cerita ini tidak adil, ia akhirnya memberikan keputusan demi mencegah gangguan berkelanjutan dari janda. Ini menekankan bahwa Tuhan, yang adil dan penuh kasih, jauh lebih peduli terhadap keadilan kita. {Adam Clarke menunjukkan bahwa Allah jauh lebih responsif terhadap panggilan kita daripada hakim yang tidak adil ini.
Penghubungan Ayat Alkitab dan Referensi Silang
Ayat ini berhubungan erat dengan banyak ayat Alkitab lainnya yang membahas tentang doa, persisten dalam iman, dan sifat permohonan kepada Tuhan. Beberapa referensi silang yang bermanfaat termasuk:
- Lukas 11:9-10 - Menekankan permintaan, pencarian, dan mengetuk pintu dalam doa.
- Mat 7:7 - Prinsip bahwa mereka yang meminta akan menerima.
- 1 Tesalonika 5:17 - Mendorong kita untuk berdoa tanpa henti.
- Yakobus 5:16 - Menyatakan bahwa doa yang benar dan tekun memiliki kekuatan besar.
- Ibrani 4:16 - Mengajak kita untuk mendekat kepada takhta kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan.
- Filipi 4:6 - Seruan untuk tidak khawatir dan menyampaikan segala permohonan kepada Tuhan.
- Pengkhotbah 3:17 - Menekankan bahwa Allah akan menghakimi segala sesuatu pada saat yang tepat.
Kesimpulan
Jadi, Lukas 18:5 mengajarkan kita tentang betapa pentingnya untuk tidak menyerah dalam permohonan dan doa kita kepada Tuhan. Ketekunan kita dalam berdoa adalah refleksi dari keyakinan kita bahwa Tuhan mendengarkan dan akan memberikan keadilan. Dengan memperhatikan {1} penyambungan antara ayat-ayat Alkitab dan {2} menggunakan alat referensi untuk membantu kita lebih memahami hubungan ini, kita dapat memperdalam pemahaman kita tentang iman dan pengharapan kita dalam Kristus.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.