Matius 26:58 Arti Ayat Alkitab

Tetapi Petrus mengikut Yesus dari jauh, sehingga sampai ke balai Imam Besar itu, lalu masuklah ia duduk bersama-sama segala hamba hendak melihat akibatnya.

Ayat Sebelumnya
« Matius 26:57
Ayat Berikutnya
Matius 26:59 »

Matius 26:58 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yohanes 7:32 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 7:32 (IDN) »
Setelah orang Parisi sudah mendengar orang banyak itu bercakap-cakap akan segala perkara itu dari hal Dia, lalu kepala-kepala imam dan orang Parisi pun menyuruhkan beberapa orang hambanya supaya mereka itu menangkap Dia.

Yohanes 7:45 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 7:45 (IDN) »
Maka kembalilah hamba-hamba itu kepada kepala-kepala imam dan orang Parisi, lalu kata mereka itu kepada hamba itu, "Apakah sebabnya kamu tiada membawa Dia?"

Yohanes 18:25 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 18:25 (IDN) »
Maka Simon Petrus lagi berdiri berdiang. Lalu kata orang kepadanya, "Bukankah engkau juga seorang daripada murid-Nya?" Maka bersangkallah ia, katanya, "Bukan."

Yohanes 18:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 18:15 (IDN) »
Maka Simon Petrus dan seorang murid lain mengikut Yesus. Adapun murid lain itu dikenal oleh Imam Besar, maka masuklah ia beserta dengan Yesus ke dalam balai Imam Besar;

Matius 26:58 Komentar Ayat Alkitab

Makna Matius 26:58

Ini adalah penjelasan mendalam mengenai Matius 26:58, suatu bagian penting dari Injil Matius yang menyampaikan momen krusial dalam kehidupan Yesus Kristus. Dalam rangka memahami konteks dan makna dari ayat ini, mari kita lihat penafsiran yang disediakan oleh berbagai komentator Alkitab terkemuka.

Pendahuluan

Matius 26:58 berbicara tentang Petrus yang mengikuti Yesus setelah Dia ditangkap, tetapi dengan jarak yang jauh. Ini menggambarkan sebuah tema ketakutan dan keragu-raguan yang sering kali dihadapi oleh para pengikut Yesus pada waktu-waktu sulit.

Interpretasi Umum

  • Keberanian dan Ketakutan:

    Petrus menunjukkan keberanian yang berani untuk mengikuti Yesus, tetapi di sisi lain, ketakutannya akan konsekuensi dari pengakuannya mengarah pada penyangkalan. Ini menciptakan ketegangan menarik antara iman dan ketakutan dalam hati manusia.

  • Jarak Spiritual:

    Petrus mengikuti Yesus 'dari jauh', yang melambangkan sejauh mana orang dapat menjauh spiritual dari Tuhan ketika dihadapkan pada tekanan dunia.

Komentar dari Para Ahli

Komentar Matthew Henry

Matthew Henry menyoroti bahwa tindakan Petrus menggambarkan perjuangan yang dihadapi oleh banyak pengikut dalam situasi sulit. Dia menunjukkan bahwa sementara kita mungkin memiliki niat yang baik, ketakutan dapat membawa kita untuk menjauh dari Tuhan. Menyusul Kristus lebih dekat adalah penting agar kita tetap kuat dalam iman kita.

Komentar Albert Barnes

Albert Barnes menilai perilaku Petrus sebagai refleksi dari banyak orang yang mungkin memiliki keinginan untuk mengikuti Kristus namun terhalang oleh ketakutan akan penganiayaan. Dia menggarisbawahi pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan iman.

Komentar Adam Clarke

Adam Clarke menyoroti konteks historis dan emosional dari peristiwa ini, menunjukkan bahwa Petrus, meskipun ingin mendekati Yesus, terjebak dalam situasi yang berpotensi berbahaya. Ini menunjukkan ketegangan antara cinta untuk Kristus dan rasa takut terhadap konsekuensi dari mengikuti-Nya.

Referensi silang Alkitab

Berikut adalah beberapa ayat lain yang berhubungan dengan Matius 26:58, yang menunjukkan tema ketakutan dalam mengikuti Kristus:

  • Lukas 22:54: Menyebutkan penangkapan Yesus dan bagaimana Petrus mengikuti-Nya dengan jarak jauh.
  • Markus 14:54: Menggambarkan Petrus mengikuti Yesus ke dalam halaman imam kepala.
  • Yohanes 18:15-18: Memberikan konteks lebih lanjut tentang tindakan Petrus dalam mengikuti Yesus.
  • Matius 10:32-33: Mengingatkan pentingnya mengakui Yesus di depan orang lain.
  • Roma 1:16: Menekankan pentingnya tidak malu akan Injil.
  • Ibrani 13:5: Menyatakan bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan kita, memberi jaminan di saat ketakutan.
  • Kisah Para Rasul 4:13: Menunjukkan bagaimana para rasul berani berbicara tentang Kristus meskipun di bawah tekanan.
  • 2 Timotius 1:7: Mengingatkan bahwa Tuhan memberikan kita roh yang bukan rasa takut.

Kesimpulan

Pengamatan mendalam pada Matius 26:58 tidak hanya memberi perspektif tentang ketakutan Petrus, tetapi juga menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi semua pengikut Kristus. Melalui penafsiran dan komentar dari berbagai sumber, kita diajak untuk merenungkan pentingnya tetap dekat dengan Tuhan di tengah-tengah ujian iman. Untuk memahami lebih jauh, kita dapat menggunakan alat-alat cross-referencing Alkitab untuk menggali keterkaitan antara ayat-ayat ini dan konsep yang lebih luas dalam Alkitab.

Langkah Selanjutnya

Untuk memperdalam pemahaman kita, sangat dianjurkan untuk mengeksplorasi cross-reference Bible study dan berbagai Bible concordance. Dengan mempelajari keterkaitan antara ayat-ayat dalam konteks yang lebih luas, kita dapat menemukan kekuatan dan pengertian yang lebih dalam dari Alkitab.

Tema untuk Penelitian Lanjutan

  • Bagaimana pengakuan dan penyangkalan dapat dilihat dalam konteks hidup kita sehari-hari.
  • Perbandingan antara reaksi para rasul ketika dihadapkan pada penganiayaan.
  • Cara mengatasi ketakutan dalam iman melalui pemahaman Alkitab yang mendalam.
  • Studi mendalam tentang keberanian dan ketekunan dalam situasi sulit.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab