Matius 21:36 Arti Ayat Alkitab

Lalu disuruhkan oleh tuan itu pula hamba yang lain, lebih banyak daripada yang mula-mula itu; maka diperbuat oleh orang dusun ke atasnya seperti yang dahulu.

Ayat Sebelumnya
« Matius 21:35
Ayat Berikutnya
Matius 21:37 »

Matius 21:36 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Matius 22:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 22:4 (IDN) »
Maka disuruhkannya pula hamba yang lain, titahnya: Katakanlah kepada orang jemputan itu: Ingatlah, perjamuanku sudah aku sediakan, maka lembu-lembuku dan binatang yang tambun sudah bersembelih, dan semuanya sudah sedia; datanglah kepada perjamuan kawin.

Matius 21:36 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman Ayat Alkitab: Matius 21:36

Matius 21:36 berbicara tentang pengabaian yang dialami oleh para utusan Tuhan oleh umat-Nya. Dalam konteks ini, Yesus mengisahkan perumpamaan kepada para penguasa agama yang menolak panggilan Tuhan dan terus menggugat utusan-Nya.

Makna dan Interpretasi Ayat

Menurut Matthew Henry, ayat ini menggambarkan ketidakpedulian dan kebodohan manusia dalam mendengar dan menanggapi firman Tuhan. Utusan Tuhan sering kali diperlakukan dengan kasar, yang mencerminkan betapa sulitnya orang-orang untuk menerima kebenaran spiritual.

Albert Barnes menambahkan bahwa ayat ini juga mengacu pada perlunya memberi perhatian yang lebih besar kepada ajaran Tuhan, terutama saat pesan itu datang dari Dia sendiri, yaitu Yesus Kristus. Ini adalah panggilan untuk mengingat kembali bagaimana Tuhan telah berulang kali mengirimkan pesan dan utusan-Nya kepada bangsa Israel.

Menurut Adam Clarke, Matius 21:36 menunjukkan betapa besar kasih Tuhan kepada umat-Nya, meskipun mereka sering menolak dan menyakiti utusan-Nya. Clarke menyatakan bahwa ini adalah pelajaran penting bagi mereka yang belajar tentang keinginan Tuhan agar semua orang datang kepada-Nya dengan iman dan taat.

Refleksi Teologis

Ayat ini menantang para pembaca untuk merenungkan sikap dan respons kita terhadap pesan Tuhan. Banyak yang sering mengabaikan panggilan Allah, sama halnya dengan para penyewa kebun anggur yang menolak utusannya. Kita diingatkan untuk membuka hati dan pikiran, menerima melalui pengakuan dan tindakan yang aktual.

Ayat-Ayat Silang yang Terkait

  • Matius 21:35 - Menggambarkan bagaimana utusan pertama diabaikan.
  • Lukas 20:11 - Memperlihatkan penolakan yang terus berlanjut terhadap utusan Tuhan.
  • Ibrani 1:1-2 - Menunjukkan bagaimana Allah berbicara kepada umat-Nya pada berbagai waktu melalui para nabi.
  • Yeremia 7:25-26 - Mencatat bahwa Tuhan mengirimkan para nabi, tetapi umat-Nya tetap akan menolak.
  • 1 Petrus 2:4-8 - Menjelaskan Yesus sebagai batu penjuru yang ditolak oleh banyak orang.
  • Yehezkiel 33:30-32 - Menunjukkan cara umat menanggapi perkataan para nabi.
  • Roma 10:21 - Menggambarkan penolakan atas pesan-pesan Tuhan dari umat-Nya.

Koneksi Tematik dalam Alkitab

Pengabaian utusan dan penolakan pesan Tuhan menjadi tema yang berulang. Dalam Matius 21:36, kita melihat pengulangan tindakan itu, yang menekankan betapa berulangnya umat menolaknya. Ini mencerminkan tempat hati manusia yang cenderung keras mendengar peringatan dan ajaran.

Kajian Lanjutan

Sungguh penting, bagi pembaca untuk melakukan cross-referencing terhadap ayat ini dengan yang lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Pertanyaan yang seharusnya ditanyakan adalah: Seperti apa respons kita terhadap fermentasi spirituil yang datang dari Tuhan? Bagaimana kita menjalin komunikasi kita dengan firman-Nya?

Kesimpulan

Matius 21:36 memanggil kita untuk menyadari betapa kasih dan kesabaran Tuhan selalu ada, meskipun kita mungkin mengalami penolakan yang sama dengan yang pernah dialami utusan-Nya. Melalui pemahaman bersama dan kajian mendalam atas Ayat Alkitab ini, kita diharapkan semakin dekat dengan pengertian ilahi yang dimaksud Tuhan untuk kehidupan kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab